Cocok sekali dengan namanya: cumi-cumi kolosal (Mesonychoteuthis hamiltoni), karena memang ukurannya lebih besar dari cumi-cumi raksasa (Architeuthis sp). Keberadaan cumi-cumi raksasa dan kolosal memang dapat membuat para pelaut pada jaman dahulu berimajinasi, dan menganggapnya sebagai mahluk menyeramkan yang menyerang awak dan kapal mereka.
Penampakan cumi-cumi kolosal memang jarang sekali terjadi, karena cumi-cumi kolosal hanya hidup di laut dalam (paling sedikit 2200 meter). Darah cumi-cumi raksasa dan kolosal memang hanya bisa membawa oksigen dalam temperatur yang dingin, karena itu bila mereka berada di perairan yang lebih hangat atau dekat dengan permukaan laut maka akan terganggu pernafasannya (tercekat). Jadi, pada saat cumi-cumi raksasa atau kolosal ada di permukaan laut, sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia.
Hanya sedikit spesimen cumi-cumi kolosal yang terdapat, dan kemungkinan besar yang dapat dilihat atau ditangkap manusia adalah cumi-cumi kolosal muda yang dipaksa oleh kondisi laut untuk muncul ke permukaan. Dan biasanya ukuran cumi-cumi kolosal muda hanyalah 2/3 ukuran ketika ia dewasa.
Seperti cumi-cumi lainnya, cumi-cumi kolosal memiliki 2 lengan dan 8 tentakel. Yang membedakannya dengan cumi-cumi raksasa adalah taring pengait yang bisa berputar, terdapat pada kedua lengannya.
0 komentar:
Posting Komentar