Minggu, 30 Januari 2011

Uji Nyali, Ranjang Paling Ekstrim Bagi Para Penakut

Uji nyali seperti ini? Tidak! Saya penakut? Tentu! Lebih baik dibilang penakut daripada tidur dengan cara seperti ini. Bahkan, jika ada cewek cantik dan seksi nan semok aduhai yang mengajak saya tidur di ranjang ini pun, saya tolak mentah-mentah dan lari terbirit-birit (mungkin juga pipis di celana sambil memandangi gadis semok itu dari kejauhan dengan perasaan kecewa berat)! Ranjang ekstrim ini hanya khusus untuk pemanjat tebing yang ahli saja, bukan untuk pemula.

Uji Nyali, Bukan Untuk Penakut

Ranjang goyang, eh... bukan, goyang ranjang... eh, salah lagi. Tuh kan! Kalau sudah mengetik kata ranjang pikiran saya jadi kacau. Maksud saya, ranjang ini memang bisa goyang-goyang, karena hanya digantung. Di gantung di tebing super curam, bahkan mungkin 90 derajat saja kecuramannya. Aih, aih!

Goyang Ranjang Ekstrim, Tapi Jangan Digoyang-goyang
Tidur di ranjang ini memang sudah mirip uji nyali!

Ranjang Goyang Yang Ekstrim

Uji Nyali Bukan Untuk Penakut
Jangan digoyang, Mang! Bisa bahaya!

Uji Nyali Bukan Untuk Penakut

Uji Nyali Bukan Untuk Penakut

Uji Nyali Di Tebing Curam

Para pemanjat tebing mulai memakai ranjang goyang yang bernama resmi sistem portaledge di tahun 1950-an, digunakan untuk bermalam di tempat ekstrim yang sangat curam, dengan cara hanya digantung di tebing.

Uji Nyali Di Tebing Curam
Ranjangnya jangan digoyang-goyang, bisa bahaya!
Uji Nyali Tidur Di Tebing Curam

Uji Nyali Tidur Di Tebing Curam

Uji Nyali Tidur Di Tebing Curam

Uji Nyali Tidur Di Tebing
Si Mamang pulas amat tidurnya.

Uji Nyali Tidur Di Tebing

Dari pada tidur di tebing, mendingan saya tidur di hotel. PERINGATAN: Walaupun posting ini mengandung kata ranjang, semok, dan aduhai, tapi saya jamin 100% posting ini tidak bertentangan dengan kesusilaan. Mungkin hanya sedikit tidak sopan. Yang posting bingung, yang baca ngawur, yang penting bisa ketawa. 

0 komentar:

Poskan Komentar